Kamis, 19 November 2015

Evolusi OS

EVOLUSI SISTEM OPERASI

Zaman terus berkembang, menandakan sistem operasi juga harus berkembang. Alasan mengapa sistem operasi harus berevolusi layaknya perkembangan manusia dari zaman ke zaman? Adanya perbaikan terus – menerus, pengguna yang membutuhkan pelayanan baru serta munculnya jenis hardware yang baru. Sistem operasi pertama kali di temukan oleh para ilmuwan hingga sekarang, bagaimanakah revolusinya?

1.      Serial Processing (1940 – 1950)

            Pada era ini, belum ada sistem operasi. Komputer berjalan dengan menggunakan console yang terdiri dari lampu, toggle switch, input device dan reader. Namun pada era ini, terdapat beberapa masalah yang dihadapi oleh user. Antara lain :

a.       Scheduling (penjadwalan), yaitu masih menggunakan hardcopy sign up sheet karena pada saat itu masih ada 1 komputer sehingga untuk menggunakannya perlu diatur jadwal antar user.
  1. Setup time, yaitu kurang efektif akan waktu karena apabila terdapat kesalahan pada suatu proses maka proses harus diulangi dari awal

2.      Simple Batch System (1950-1960)

Pada era ini sudah terdapat kemajuan, yaitu terdapat software 'monitor' jadi tidak perlu lagi menggunakan penjadwalan manual antar user. Monitor ini berfungsi untuk menjadwalkan jam penggunaan komputer masing-masing user. Cara kerja 'monitor' ini adalah :

a.     Operator memasukkan daftar job
b.     Monitor' mengatur antrian job dan secara otomatis menjalankannya
c.     Program mengembalikn kontrol ke 'monitor' jika selesai

Pada era ini juga sudah terdapat 2 mode operasi, yaitu :

d.     User mode, yaitu terdapat beberapa instruksi tertentu yang tidak bisa dijalankan user (akses terbatas)
e.     Kernel Mode, yaitu user bisa mengakses dan menjalankan semua instruksi pada komputer

            Namun selain terdapat kemajuan, juga masih terdapat masalah pada era ini, yaitu :

f.      Memory protection, yaitu belum terdapat proteksi pada memory, sehingga apabila salah satu user melakukan kesalahan dalam penggunaan  komputer, maka kemungkinan besar data pada memory akan terhapus
g.     Efektifitas waktu, yaitu belum bisa multitasking, jadi hanya bisa menjalankan 1 proses dalam 1 waktu
h.     Privileged instruction, yaitu instruksi-instruksi yang terdapat pada komputer masih terbatas
i.      Interrupts, yaitu belum adanya multitasking, sedangkan setiap software dan hardware memiliki interrupts apabila akan digunakan

3.      Multiprogrammed Batch System
     
            Multiprogrammed Batch System ini digunakan untuk mengatasi masalah-masalah pada era sebelumnya, yaitu masalah uniprogramming. Uniprogramming adalah jumlah penggunaan prosesor (utilisasi) yang rendah. Jadi untuk mengatasi uniprogramming ini dibuatlah sistem multiprogramming. Multiprogramming adalah penggunaan prosesor di mana ketika prosesor menunggu perangkat I/O, prosesor dapat beralih ke job lain.






4.      Time Sharing System

     
            Time Sharing System  memiliki ciri-ciri yaitu sudah mempunyai multiprogramming tetapi memberi batasan waktu untuk tiap Bob. Namun juga masih terdapat beberapa masalah, yaitu :

a.       Masih belum ada proteksi tiap job di dalam memori
b.       File system harus diproteksi agar user yang berhak dapat mengakses
c.        Kurang efektifnya pembagian sumber daya 


0 komentar:

Posting Komentar